Mengenal Sesar Saddang Melewati Pesisir Pantai Mamuju Memotong Wilayah Sulsel

Diposkan oleh On Monday, November 05, 2018

-- --

Sesar di Pulau Sulawesi.

Dipulau Sulawesi, ada beberapa Sesar (Patahan), Sehingga terjadi Gempa Bumi, yang kemudian mengakibatkan Fraktur (Keretakan) batuan,  Volume batuan itu kemudian menghasilkan pergeseran yang pada kesimpulannya menghasilkan energi.

Dari hasil energi tersebut kemudian disebutlah Deformasi atau serangkaian peristiwa dalam gempa bumi yang menghasilkan perubahan ke kondisi yang baru, dimana bumi kehilangan batas elastisnya sehingga massa batuan yang ada didalam bumi akan pecah atau patah, sehingga menimbulkan pergerakan yang dirasakan manusia dengan sebutan Skala Richter.

Ada 6 sesar di Pulau Sulawesi  namun yang terjadi dan paling sering mengalami guncangan gempa bumi adalah Sesar  Saddang saat ini :

-Sesar  Palu-Koro
-Sesar  Saddang
-Sesar  Matano
-Sesar  Lawanopo
-Sesar  Walanae
-Sesar Gorontalo

Sesar Saddang

Foto BMKG : Sesar  Saddang  
Sesar Saddang memanjang dari pesisir pantai dan memotong wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) bagian tengah, yakni kota Bulukumba hingga ke Pulau Selayar bagian Timur hingga bergaris dari pesisir pantai Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Dimuat dalam situs Indonesi-Update, Pengamat kebencanaan Sulawesi Tengah (Sulteng), Abdullah mengatakan, Sesar Saddang tersebut sudah cukup panjang, diperkirakan kurang lebih 400 kilometer, dan merupakan sesar geser aktif di pulau Sulawesi. 

Peta distribusi Gempa Bumi Mamasa dan sekitarnya per-tanggal 03-04 November 2018

Foto : BMKG
Data yang dimuat dalam Badan Meteorologi Klimatologi dan GeoFisika (BMKG) Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar, terhitung ada beberapa titik merah yang menjadi peta  distribusi Gempa Mamasa dan Sekitarnya oleh aktivitas Sesar Saddang.

Lebih lanjut Abdullah mengatakan, aktivitas gempa sejak hari sabtu-Minggu per-tanggal 03 hingga 04 November 2018, terhitung aktivitas sesar sebanyak 22 kali dan kemungkinan sangat kecil terjadi Gempa dengan kekuatan mencapai 7 Skala Richter.

Historis Tahun 2016 juga pernah terjadi Aktivitas Sesar Saddang

Foto : BMKG
Dimuat dalam situs Karebatoraja, pada tanggal 6 Oktober 2016, gempa dengan aktivitas Sesar Saddang juga terjadi. Tepat 2 tahun yang lalu , BMKG Mencatat gempa bumi di Mamasa pukul 16.32.53 Wita, berkekuatan 4,0 Skala Richter. 

Hasil analisis BMKG, gempa dirasakan dibeberapa wilayah, yakni Toraja Utara (Tator), Seperti Sarangsarang, Pangala, Karungian, Tondon, Sadang, Rantepao, Bintuang, Rantetayo, serta Pulu’pulu.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »