Profil Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulbar Hoegeng Iman Santoso

Diposkan oleh On Friday, July 13, 2018

-- --




Rumah Sakit Bhayangkara Polda SulbarPolda Sulbar memiliki sejumlah proses Infrastruktur pembangunan. Satu diantara proses yang berlangsung hingga kini tersebut adalah pembangunan Rumah sakit Bhayangkara Polda Sulbar yang di berinama Rumah sakit Hoegeng Iman Santoso.

Hanya satu tahun setelah polda Sulawesi Barat berdiri, kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan terobosan dengan membangun rumah Sakit Bhayangkara. Hal itu terwujud, saat kepala kepolisian republik indonesia melakukan kunjungan kerja di Sulbar untuk meresmikan markas Polda sulbar pada tanggal 22 agustus 2016.

Saat itu, rencana dibangunnya rumah sakit Bhayangkara Polda Sulbar disampaikan langsung oleh kapolri jenderal polisi Tito Karnavian. Dari rencana tersebut, tentu melihat kondisi Sulbar dari aspek pelayanan segi kesehatan masih minim dan kurang maksimal. Apalagi, di provinsi ke 33 di indonesia ini, khususnya di kabupaten Mamuju sebagai ibukota provinsi Sulbar hanya memiliki dua rumah sakit, yakni rumah sakit regional provinsi Sulbar dan rumah sakit umum daerah Mamuju.

Hal ini dinilai menjadi kendala dalam aspek pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Alhasil, pada tanggal 13 juni 2017 rumah sakit bhayangkara Polda Sulbar mulai dibangun. Pembangunan rumah sakit bhayangkara tipe b tersebut dibangun oleh pt. Citra prasasti konsorindo, yang terletak di jalan arteri, kelurahan simboro, kecamatan Simboro, kabupaten Mamuju.

Rumah sakit yang oleh Kapolri diberi nama rumah sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso. Nama rumah sakit hoegeng Iman Santoso tersebut diambil dari nama salah seorang mantan kepala kepolisian Republik Indonesia yang kelima. Jenderal polisi Hoegeng Imam Santoso merupakan sosok polisi yang dikenal jujur dan sederhana, mengayomi anggota dan sangat baik kepada masyarakat.

Rumah sakit ini memiliki luas bangunan 4.100 meter persegi, dengan motto “satukan hati untuk siamasei”, Sasaran dan tujuannya adalah, membantu pemerintah dalam hal pelayanan kesehatan sebagai Polda baru dan provinsi yang baru di Indonesia.

Rumah sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso ini memang masih belum rampung. Rencananya, bangunan ini dengan konstruksi 2 lantai. Namun, diharapkan dapat memberikan pelayanan masimal kepada anggota Polri dan masyarakat di Sulawesi Barat.

Fasilitas di rumah sakit bhayangkara ini dilengkapi, seperti tempat tidur pasien anak dan dewasa dengan jumlah 10 unit, brankar pasien jumlah 10 unit, kursi roda jumlah 8 unit, tempat tidur periksa dengan jumlah 10 unit, tempat cuci tangan dengan stainless Jumlah 10 unit, tiang infus 10 unit, lemari obat 5 unit, lemari makanan dengan jumlah 5 unit, meja stainles/wash bak jumlah 5 unit, dorongan oksigen jumlah 4 unit, lampu baca radiologi 2 unit, kursi tunggu terdiri 5 tempat duduk dengan jumlah 15 set, peralatan ok jumlah 2 unit, mesin ventilator dengan jumlah 2 unit, baju ok jumlah 20 buah, duk steril 10 unit, troly emergency dengan jumlah 2 unit, serta seperangkat alat ok jumlah 1 unit dan alat kesehatan lainnya.

Pembangunan rumah sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dan pada tanggal 16 april 2018, rumah sakit bhayangkara hoegeng Iman Santoso dilakukan persemian soft opening rumah sakit, sekaligus dirangkaikan dengan bakti sosial tingkat pusat dengan rincian; pengobatan umum dan spesialis sebanyak 5000 orang, operasi bibir sumbing 40 orang, operasi hernia, eppendik, lipoma dan sebagainya sebanyak 20 orang, operasi katarak, sunnatan masal 200 orang, pelayana kb kesehatan 50 orang, donor darah 100 orang, pelayanan penyuluhan dan pemeriksaan gigi sebanyak 200 orang.

Baca Juga :



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »