IRT Penjarakan Suaminya karena Dilempar Pisau

Diposkan oleh On Thursday, May 31, 2018

-- --


IRT Penjarakan Suaminya karena Dilempar Pisau

Salah satu berita mengejutkan datang dari Mamuju, Sulawesi Barat. Seorang IRT penjarakan suaminya karena dilempar pisau. Ibu rumah tangga (IRT) berinisial C ini menangis dan mengadukan perbuatan sang suami ke Sentra Pelayanan Terpadu (SPKT) setempat pada Kamis, 17 April 2018 yang lalu.

Ibu rumah tangga ini mengadu bahwa dirinya telah dianiaya oleh sang suami dengan dilempari pisau. Hal ini membuat telapak kakinya robek. C mengaku bahwa dirinya merasa sangat sakit hati dengan hal tersebut. Hal ini dikarenakan ia mengalami penganiayaan serupa dari suaminya bukan hanya kali ini.

C menuturkan bahwa dirinya ditanyai dengan tetangganya, mengapa sang suami sering pulang malam dan selalu ribut jika sudah pulang. C mengatakan tidak. Saat dirinya menanyakan hal serupa saat di rumah, tiba-tiba suaminya sendiri melempari C dengan pisau. Ia pun menuturkan bahwa untung yang terkena pisau bukan badannya.

C mengatakan bahwa perlakuan tersebut ia terima ketika sedang mencuci piring serta membersihkan ayam yang dijualnya di warung. Hal itulah yang membuat telapak kakinya terkena pisau. Seandainya pisau tersebut mengenai tubuh, maka keadaannya pasti akan parah.

C selaku IRT penjarakan suaminya karena dilempar pisau tersebut mengaku bahwa sang suami memang sering pulang malam dalam keadaan mabuk. Ia selalu dipukuli dan dilempar sesuatu jika marah namun tak mengenainya. Anak C pun biasa dipukul. Hal ini yang akhirnya membuat C karena merasa sudah tidak kuat dan agar sang suami merasa jera.

Selama ini C sudah ingin melapor, namun baru memiliki bukti kekerasan tersebut. Sekarang, kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak Perlindungan Perempuan dan Anak Satressktim Polres Mamuju. Pihak Reskrim Mamuju akan memanggil suami dari C untuk dimintai keterangan.

Langkah IRT penjarakan suaminya karena dilempar pisau ini diharapkan bisa memberi jalan keluar untuk permasalahan tersebut, serta efek jera bagi sang suami. Dengan begitu, tak ada lagi kekerasan yang akan dialami oleh C dan anaknya karena ulah kasar sang suami. Kasus ini pun diharapkan akan cepat ditangani dan diselesaikan dengan putusan yang tepat.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »