Provinsi Sulbar dan Kemajuan Pembangunan Masa Kepemimpinan Anwar Adnan Saleh Sebagai Gubernur

Diposkan oleh On Monday, November 14, 2016

-- --

 Gubernur Provinsi Sulbar,Kemajuan Pembangunan Provinsi Sulbar,Provinsi Sulbar,Gubernur Sulbar.
Kemajuan pembangunan pemerintahan daerah provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) tak terlepas serta tak bisa dinafikan oleh seorang pejuang  Sulbar yaitu Gubernur Anwar Adnan Saleh selama sepuluh tahun terakhir.


Gubernur Sulbar AnwarAdnan Saleh merupakan kelahiran Polewali Mandar 20 Agustus 1948 yang sangat di akui kehebatannya bahkan jika dilihat dari seluruh kandidat dalam pertarungan Pilkada gubernur Sulbar masih belum selevel Anwar jika saja Ia masih mempunyai kesempatan untuk maju sebagai Calon gubernur Sulbar sebagai kosong satu.

Jika kita melihat selama ini banyak hal yang membuatnya lebih membangun di segala sektor pembangunan serta dalam hal kepiawaian dan kegigihannya melobi anggaran untuk daerah di pusat.

Melihat lebih jauh lagi pemimpin seperti Anwar Adnan Saleh yang memang mempunyai cita-cita besar serta tak mudah putus asa dan tentu pemimpin seperti yang di harapkan kedepan dan   siapapun yang terpilih menjadi Gubernur Sulbar harus melanjutkan pembangunan akhir masa kepemimpinannya selama dua periode.

Bahkan beberapa waktu lalu pernyatan itu diungkapkan oleh Mentri Pertanian (Mentan) RI ,Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman menyampaikan pujian hangatnya kepada Gubernur Sulbar,karena menurutnya Anwar paling getol bekerja dalam hal melobi anggaran untuk sebuah pembangunan daerah dan Ia juga menyampaikan berkat keuletannya,Sulbar mendapat dana untuk alokasi anggaran yang begitu besar.

Selain itu Anwar Adnan Saleh berperan sangat aktiv pada sebuah proses berdirinya provinsi Sulbar serta terpilih pertama kali sebagai Gubernur Sulbar dengan berpasangan Muhammad Amri Sanusi dalam perhelatan pilkada 28 Agustus 2006 dan di lantik pada 14 Desember 2006.

Sebelumnya Anwar juga menjabat sebagai politisi dari partai Golongan karya (Golkar) Sebagai Anggota DPR/MPR periode 1999-2004 pada daerah pemilihan Sulawesi Tenggara dan membidangi komisi IV transportasi.

Di masa pemerintahan Anwar Adnan Saleh saat ini salah satu program yang di canangkan adalah potensi untuk mengembangkan komoditas kakao di Sulbar yang telah lama menjadi mimpi Anwar Adnan Saleh.

Anwar menilai ada  beberapa alasan hal tersebut harus dilakukan,pertama menurutnya adalah potensi komoditas kakao di sulbar adalah penghasil kakao yang terbesar di Indonesia dan alasan ke dua menurutnya adalah 60 persen dari seluruh penduduk Sulbar melakukan budi daya kakao dan menggantungkan hidup dari budidaya tersebut. 

Sulbar berpenghasilan terbesar dari Budidaya Kakao

Pada tahun 2010,Gubernur Sulbar sudah menargetkan 400 ribu kakao pertahun,komitmen itu di maksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi akan tetapi meski demikian ada beberapa kendala yang di hadapi di antaranya adalah permaianan para tengkulak sehingga menyebabkan kerugian yang terbilang cukup besar

Meningkatkan Ekonomi di Masyarakat

Anwar Adnan Saleh sangat meyakini jika budidaya kakao tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat hal tersebut yang menjadi indikator adalah kakao memang menjadi komoditas yang mendunia dan melihat memang bahwa Indonesia menjadi urutan ke-3 dengan peroduksi kakao terbesar.

Pengembangan tekhnologi baru

Tak sekedar dari sisi permodalan dari sisi Indutri kakao juga dinilainya dengan adanya perkembangan tekhnologi yang canggih serta dilihat dari segi pendapatan dampak pengembangan teknologi baru dengan sistem Sambung Samping hanya dengan rentan waktu satu tahun empat bulan bisa panen dengan cepat dan meningkat 3 sampai 4 kali lipat serta Sulbar sendiri memiliki lahan yang luas sebanyak 156.898 Ha dalam produksi 90.436 ton per tahun.

Penulis : Adri M.Fatwa







Next
« Prev Post
Previous
Next Post »