Orang Tua Harusnya Lebih Menjamin Pengawasan Terhadap Anak dari Narkoba

Diposkan oleh On Wednesday, November 02, 2016

-- --


Purwoko Adi Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulbar Saat memberikan penjelasan Asistensi dalam rangka penguatan pembangunan berwawasan anti Narkoba di Instansi Pemerintah,di lantai tiga aula kantor Gubernur Sulbar.

Mamuju,ManakarraNews---Dalam memberantas narkoba peran keluarga tentang keterlibatan anak-anak tidak bisa di tutup-tutupi.Pergaulan anak juga harus lebih terawasi jika tidak, maka tentu terjadi kemungkinan anak bisa terjaring  pengguna Narkoba.

Hal itu diungkapkan Kombes Pol Purwoko Adi kepala BNN provinsi Sulawesi Barat,saat menggelar Asistensi dalam rangka penguatan pembangunan berwawasan anti Narkoba di Instansi Pemerintah,di lantai tiga aula kantor Gubernur Sulbar.Selasa (1/11)

Purwoko adi mengungkapkan,peredaran narkoba di sulawesi barat sepanjang tidak terkait dengan jaringan narkoba wajib di Assessment terutama pada anak.

Purwoko adi menyebutkan,jenis obat-obatan tersebut jika dilihat dari perkembangannya sangat memberikan kontribusi besar dari tingkat perkembambangan Ilmu Tekhnologi yang sangat pesat,sehingga menurutnya dalam lingkup pendidikan perlu ada upaya dari guru BK setiap sekolah.

"Perkembangan It ini luar biasa, Heroin,ekstasi kerusakan ginjal hati dan otak,Shabu ganguan fungsi hati dan syaraf,LSD memacu detak jantung berhalusinasi ada juga obat legal kita cegah mungkin kalau dari guru BK di sekolahnya bagi anak sering bolos perlu di curigai dan di tes urine,mungkin akan dilakukan koordinasi di pihak kepolisian"Jelasnya.

Tak hanya itu Purwoko juga mengungkapkan,penyalahgunaan obat tersebut bukan hanya narkoba akan tetapi banyak juga obat dan bahan lain salah penggunaan,seperti Komix,lem,dan bensin berdampak kepada hilangnya kesadaran.

"Penyalahguna banyak terjadi berakibat pada masalah, pengunan barang tersebut  di sulbar 17.500 lebih mau di apakan,di sulbar ini peredaran gelap narkobanya banyak,"Ungkapnya

Purwoko mengungkapkan,mengacu pada penerbitan Peraturan daerah (Perda) akan ada koordinasi terkait dalam upaya mencegah obat komix serta daftar G lainnya yang tidak terakomodir didalamnya.

"Pom dan dirres narkoba serta bersama dinkes kami akan bangun koordinasi terkait untuk penguatan lembaga"tutupnya

Penulis : Adri M.Fatwa

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »